Maret 1923 asas PI yaitu
Mengusahakan suatu pemerintahan untuk Indonesia, yang bertanggung jawab kepada rakyat Indonesia semata-mata ,Segala perpecahan haruslah dihindarkan supaya tujuan lekas tercapai
Tahun 1925 --> anggaran dasar baru penegasan dari perjuangan Perhimpunan Indonesia.
Kegiatan PI meningkat, menjadi Nasional-Demokratis, Non-Koperasi, Anti-Kolonial dan bersifat Internasional.
PI menjalin hubungan dengan organisasi Internasional , seperti penentang Imperialisme dan Penindasan Kolonial, Liga Demokrasi Internasional untuk perdamaian, Perkumpulan Studi Peradaban, Komintern, bahkan dengan All Indian National Congress - Kedatangan tokoh pergerakan nasional yang menjalani hukuman buang ke Belanda misalnya Douwes Dekker, Cipto Mangunkusumo, Suwardi Suryaningrat, Semaun dan Darsono.
- Liga ke-6, Liga Demokrasi Internasional untuk perdamaian Agustus 1926 di Paris, Perancis,
- Moh. Hatta tuntutan kemerdekaan Indonesia yang menyebabkan pemerintah Belanda semakin curiga terhadap PI.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar